Artu
Part II - The Hand that Rocks the Cradle
Episode Pagi
5 menit. Kita lihat apa yang bisa terjadi dalam hitungan waktu 5 kali 60 detik ini, karena inilah waktu yang bisa kuberikan saat ini.
Dalam 5 menit, biasanya kamu akan melihat transformasi wujud aku sang penghalau pagi berubah menjadi manusia penuh rutinitas: menyibakkan quilt, menghalau dering weker, menepis kibasan air memercikkan muka, mengkonsumsi substansi perusak sistem lambung. Hmmm … Butuh berapa lama seorang Clark Kent untuk pakai celana spandex?
1 menit.
30 detik.
Ternyata pemikiran selama satu menit tidak menghasilkan banyak hasil. Yang penting proses, ini adalah sebuah awal yang belum tentu jelas juntrungannya.
Episode Senja
Berderap langkah tegap kaki kiri kanan dalam detak irama yang mengayun udara agar dua kaki terus bergerak. Sedikit tengadah dan terdongak kepala ke arah hembusan udara yang keluar dari pori-pori bulu halus dalam hidung untuk menambah partikel dalam satuan atmosfir tanggung. Ia tidak terik dan tidak menggigilkan. Boleh dibilang menyejukkan, apalagi menyingkirkan konsentrasi penuh dalam hitungan rutinitas.
Bingung? Silakan. Kabar-kabari kalau sudah mengerti.
Tapi tunggu. Bukankah kamu juga yang menjuruskan diri sendiri pada kini?
Episode Malam
“Turns out kalo selama ini kita bayar mahal buat dikenal”
“Kita? Elo kali…”
“Heeelllooooo, please!”
“Alritey, tapi semua itu self-fulfilling dear, it happens that I see myself comfortably in them”
“And when you have to withdraw yourself from it, the comfort will be gone?”
“Rugi bandar!”
Will you just bear with me? Let me have it for a little longer.
Episode Pagi
5 menit. Kita lihat apa yang bisa terjadi dalam hitungan waktu 5 kali 60 detik ini, karena inilah waktu yang bisa kuberikan saat ini.
Dalam 5 menit, biasanya kamu akan melihat transformasi wujud aku sang penghalau pagi berubah menjadi manusia penuh rutinitas: menyibakkan quilt, menghalau dering weker, menepis kibasan air memercikkan muka, mengkonsumsi substansi perusak sistem lambung. Hmmm … Butuh berapa lama seorang Clark Kent untuk pakai celana spandex?
1 menit.
30 detik.
Ternyata pemikiran selama satu menit tidak menghasilkan banyak hasil. Yang penting proses, ini adalah sebuah awal yang belum tentu jelas juntrungannya.
Episode Senja
Berderap langkah tegap kaki kiri kanan dalam detak irama yang mengayun udara agar dua kaki terus bergerak. Sedikit tengadah dan terdongak kepala ke arah hembusan udara yang keluar dari pori-pori bulu halus dalam hidung untuk menambah partikel dalam satuan atmosfir tanggung. Ia tidak terik dan tidak menggigilkan. Boleh dibilang menyejukkan, apalagi menyingkirkan konsentrasi penuh dalam hitungan rutinitas.
Bingung? Silakan. Kabar-kabari kalau sudah mengerti.
Tapi tunggu. Bukankah kamu juga yang menjuruskan diri sendiri pada kini?
Episode Malam
“Turns out kalo selama ini kita bayar mahal buat dikenal”
“Kita? Elo kali…”
“Heeelllooooo, please!”
“Alritey, tapi semua itu self-fulfilling dear, it happens that I see myself comfortably in them”
“And when you have to withdraw yourself from it, the comfort will be gone?”
“Rugi bandar!”
Will you just bear with me? Let me have it for a little longer.
