Perwujudan maya dari sebuah komunitas nyata, yang ingin menelusur keindahan dunia melalui karya budayanya.

juni 28, 2005

Bangun

Tanpa berpikir masa,
Aku berdiri dalam mimpi panjang tentang kejadian,
Aku yang hitam, matahari putih, laut sutra menyangga langit.

Tanpa menghenti masa,
Aku terbangun dari mimpi panjang tentang kejadian,
Aku masih hitam, matahari putih, laut sutra menyangga langit.

juni 08, 2005

Surat untuk Komang

YTH Komang,

Hai Komang, apa kabar? Aku harap kamu baik2 saja. Karena aku disini baik-baik saja.

Seperti biasa, tidak ada yang baru dalam hidupku ini. Kecuali aku tidak jadi menganggur. Tentunya kamu sudah tahu berita itu bukan? Sudah basi tentunya.

Kamu disana bagaimana? Kok tidak ada kabar berita? Aku sedih loeh tidak mendengar kabar apa-apa dari kamu. Aku dengar-dengar kamu sibuk yah? Tapi masa tak bisa menyempatkan sedikit waktu untuk kita.
Kapan nih kita bisa berkumpul, hanya kita, mengenang masa lalu dan membicarakan masa depan?
Hahahaha… aku tau kesannya serius sekali yah. Tapi kalau ingat rencana-rencana indah kita, kok sepertinya sayang untuk dilupakan begitu saja.

Entah kenapa hari ini akuh teringat kamu. Mungkin karena kebosanan dan kemonotonan hari-hariku belakangan ini. Biasanya, kamu bisa membuat aku tertawa dan menghapus kebeteankuh hari itu. Memancing ide-ide dan sisi-sisi kekreatifanku yang aku lupa pernah aku miliki karena terkubur oleh hal-hal membosankan yang harus kulakukan demi menyambung hidup ini. Kapan dong kita bisa merealisasikan rencana yang sudah kita buat jauh-jauh hari yang lalu?

Kutunggu jawabmu.


-Aku-


PS : Teringat sama EHB (Evaluasi Hasil Belajar) Bahasa Sunda kelas 3 SD di Bandung dulu, ketika mengarangnya disuruh menulis surat untuk nenek di desa. Kalo ngga salah di rapot gue dapet 4 deh. Itu juga di katrol loeh karena gurunya kasian.